![]() |
| Keterangan Gambar : potret hanya ilustrasi yang sesuai kenyataan dilapangan. |
POSMETROSUMUT.COM|LABUHANBATU SELATAN - Masyarakat Labuhanbatu Selatan (Labusel) kini secara terbuka dan terang- terangan mendesak Kapolres dan Satres Narkoba serta jajarannya untuk segera menindak tegas dan menangkap para perusak generasi bangsa dan keluarga dalam peredaran narkoba, baik itu para oknum aparat penegak hukumnya, bandar dan kroninya yang mempunyai peran dan fungsinya masing - masing yang menjadi sorotan dan keresahan masyarakat.
Pasalnya, maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Labusel yang terus berlangsung hingga saat ini di bulan Ramadhan 1447 H, di duga adanya permainan atau campur tangan dari Aparat Penegak Hukum (APH) tanpa ada penindakan tegas dan berarti bagi para bandar dan jaringannya, di antaranya inisial, ADP, UR, HB, SKT warga Kampung Baru, dan IVN warga kota Pinang, Labuhanbatu Selatan.
Sebut saja, Ivn alias Ivan Lobe panggilan di masyarakat, warga kota pinang yang di duga bandar yang mengendalikan peredaran narkoba jenis sabu di labuan sekitar sungai Barumun dan kerap di bicarakan bahkan dilaporkan secara lisan kepala lingkungan setempat, di mana aktivitas peredaran sabunya berada di kawasan permukiman padat penduduk tepatnya di labuan pinggir Sungai Barumun, yang berlangsung tiap hari, menjadi sorotan dan keresahan masyarakat.
Salah seorang warga yang di temui tim wartawan, Adi (Lk 49) Tahun menuturkan, Ivn sudah lama di kenal sebagai bandar narkoba yang mengkomandoi peredaran narkoba di wilayah ini yang mempunyai jaringan dan anggota salah satunya inisial Al di Mampang, sebutnya.
Lanjut, Adi menambahkan, mustahil APH Polres Labusel tidak tahu, pasalnya lokasi Peredaran Narkoba Ivn sangat mudah di ketahui berada di sekitar pinggiran Sungai Barumun, kami menduga adanya kongkalikong dan pembiaran dari APH setempat, yang hingga kini Ivn Lobe bebas beroperasi bisnis narkobanya, dan menilai, pembiaran yang berlarut akan memperparah kerusakan sosial, generasi bangsa, anak-anak dan keluarga mulai terpapar, di mana angka kriminalitas meningkat, keresahan dan kecemasan serta rasa aman warga semakin hilang, karena itu kami meminta APH Satres Narkoba Labusel segera menindak dan menangkap Ivn Lobe dan membongkar jaringanya, tutup Adi. Senin, (2/3/2026).
Kemudian, Isah (Pr 38) tahun, warga sekitar sungai Barumun Kota Pinang mengatakan, uda lama Ivn Lobe bertransaksi mengedarkan narkoba di daerah tersebut yang membuat keluarga saya hancur karena narkoba, di mana suaminya seorang pengguna sabu, hal itu menimbulkan kekerasan dan kehancuran perekonomian yang berakibat perceraian yang kami alami.
"ia dan suaminya berpisah karena narkoba, yang sudah lama ada di daerah ini, ngeri kali ya bang dampak narkoba ini, suami saya sering berkata kasar, dan bertindak keras bahkan berbohong dalam penghasilan yang semuanya itu karena narkoba. Yang kami herankan hingga kini peredaran sabu di sekitar sungai Barumun kota pinang ini bebas beroperasi, kok bisa ya bang..?," ujar dan tanya Isah pada tim wartawan.
Salah seorang tokoh agama dan masyarakat Udin di kota pinang berharap dan meminta, Kapolres, Satres Narkoba Labusel dan Jajaranya, agar membentuk tim khusus untuk menindak tegas dan menangkap para, oknum APH, bandar yang namanya sudah di kantongi, khususnya Ivn Lobe dan jaringannya agar menimbulkan efek jera, untuk Labuhanbatu selatan bersih, bebad dari narkoba, tandasnya pada tim wartawan saat beristirahat di mesjid.
Terpisah, Kasat Res Narkoba Labusel AKP Sahat Marulam Lumban Gaol, S.H., ketika di konfirmasi tim wartawan melalui Whastapp mengatakan, Terimakasih Infonya pak, Kami tetap komitmen dan konsisten dalam menerima pengaduan dan informasi dalam pemberantasan narkoba di wilayah ini, untuk itu berharap bagi masyarakat Labusel yang mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba segera melapor ke Cal Centre 110 atau APH setempat, terang dan tutup Kasat. Kamis, (4/3/2026).
Penulis : Tim Redaksi




This post have 0 comments