Selasa, 28 April 2026

author photo
kpad labura
POSMETROSUMUT.COM | LABURA - Komitmen memperkuat sistem perlindungan anak di Kabupaten Labuhanbatu Utara terus diperkuat melalui langkah konkret dan terukur. Kali ini, Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Labuhanbatu Utara menghadirkan inovasi berbasis digital yang diyakini mampu mendorong percepatan penanganan kasus sekaligus meningkatkan kualitas layanan aduan masyarakat.

Program inovasi berbasis digital ini berupa aplikasi yang diberi nama SIAPADA (Sistem Informasi Perlindungan Anak Daerah KPAD Kabupaten Labuhanbatu Utara).

Melalui Komisioner Bidang Komunikasi dan Digital, Indra Ramadona Harahap, M.A., didampingi Wakil Ketua Eliadi Marpaung, S.E., KPAD secara simbolis menyampaikan Aplikasi SIAPADA (Sistem Informasi Perlindungan Anak Daerah) kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), diikutsertakan dalam indikator penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026 dari Kementerian PPPA untuk program inovasi perlindungan anak berbasis digital.

Dalam kegiatan tersebut, aplikasi SIAPADA diterima langsung oleh Kepala Dinas PPPA, H. Dedi Aksaris Arief, S.Pd., M.Pd., yang hadir bersama Kepala Bidang, Septua Ginta Lumban Gaol, SKM., MKM., C.Me. pada Selasa (28 April 2026).

Indra Ramadona Harahap menegaskan bahwa SIAPADA dirancang bukan hanya sebagai aplikasi digital biasa. Lebih dari itu, sistem ini merupakan instrumen strategis yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan dalam penanganan kasus anak, khususnya dalam hal kecepatan respon dan akurasi data.

“SIAPADA diharapkan dapat menjadi solusi konkret dalam mempercepat proses penanganan kasus serta meningkatkan kualitas pelayanan aduan berbasis digital. Dengan sistem ini, pelaporan dapat dilakukan lebih mudah, cepat, dan terintegrasi,” ujarnya.

Menurutnya, digitalisasi dalam sistem perlindungan anak merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Seiring dengan meningkatnya kompleksitas permasalahan anak di era modern, pendekatan konvensional dinilai tidak lagi cukup untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

aplikasi siapada
Sementara itu, Wakil Ketua KPAD Labuhanbatu Utara, Eliadi Marpaung, menilai bahwa langkah ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus dukungan penuh kepada DPPPA. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program perlindungan anak sangat ditentukan oleh kekuatan kolaborasi antar lembaga.

“Sinergi yang kuat menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak pada anak. Tanpa kerja sama yang solid, program sebaik apa pun akan sulit mencapai hasil maksimal,” katanya.

Eliadi juga menambahkan bahwa inovasi digital seperti SIAPADA harus diiringi dengan penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Hal ini penting agar sistem yang dibangun tidak hanya berjalan secara teknis, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Langkah KPAD Labuhanbatu Utara ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam mendorong terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Dalam konteks ini, keberadaan sistem informasi yang terintegrasi menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian.

SIAPADA diharapkan dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung terwujudnya KLA di Labuhanbatu Utara. Melalui sistem ini, berbagai data terkait perlindungan anak dapat dikelola secara lebih sistematis, sehingga memudahkan dalam pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

Tidak hanya itu, kehadiran SIAPADA juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melaporkan berbagai kasus yang berkaitan dengan anak. Dengan akses yang lebih mudah dan sistem yang lebih transparan, kepercayaan publik terhadap layanan perlindungan anak diharapkan semakin meningkat.

kpad labura
KPAD Labuhanbatu Utara menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menghadirkan inovasi yang berdampak nyata. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi indikator administratif, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan perlindungan yang layak.

Dengan mengusung semangat “Bumi Basimpul Kuat Babontuk Elok”, Labuhanbatu Utara diharapkan mampu menjadi daerah yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga memiliki sistem sosial yang kuat, khususnya dalam hal perlindungan anak.

Penulis: (I. Ramadhan)
www.posmetrosumut.com
Baca Juga:
Advertise

This post have 0 comments

This Is The Newest Post
Previous article Previous Post