Jumat, 26 Juni 2026

Pembunuhan surabaya


POSMETROSUMUT.COM | SURABAYA – Suasana tenang di kawasan Jalan Putat Jaya Gang Lebar A, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya, mendadak berubah mencekam setelah seorang perempuan ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan pada Jumat (26/6/2026) malam.

Korban diketahui berinisial SN (51). Ia ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam rumah kontrakannya dengan kondisi tanpa busana dan tubuh bersimbah darah. Temuan tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar sekaligus memicu penyelidikan intensif dari aparat kepolisian.

Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah seorang saksi berinisial R, yang merupakan saudara pemilik rumah kontrakan, datang ke lokasi bersama beberapa warga. Saat melintas di depan rumah korban, saksi melihat jendela rumah dalam keadaan terbuka.

Rasa penasaran berubah menjadi kepanikan ketika dari balik jendela terlihat banyak bercak darah di dalam rumah. Karena khawatir terjadi sesuatu, saksi bersama warga memilih tidak masuk ke dalam rumah dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat.

Laporan itu kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian melalui layanan darurat 110 Polrestabes Surabaya.

Tak lama berselang, personel Polsek Sawahan bersama Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polrestabes Surabaya tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi langsung dipasang guna mengamankan area penyelidikan.

Saat petugas berhasil masuk ke dalam rumah, korban ditemukan dalam posisi tengkurap sedikit miring dengan kondisi tanpa mengenakan pakaian. Di dekat tubuh korban juga ditemukan sejumlah barang, di antaranya sebuah botol parfum dan tisu kering yang kemudian diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Kapolsek Sawahan, Kompol Muljono, membenarkan adanya penemuan jenazah perempuan tersebut. Menurutnya, laporan pertama diterima dari masyarakat melalui layanan darurat kepolisian.

"Betul, Polsek menerima pengaduan dari 110 Polrestabes Surabaya terkait temuan mayat. Setelah menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi," ujar Muljono.

Sesampainya di lokasi, petugas memperoleh informasi dari saksi mengenai adanya bercak darah yang terlihat dari dalam rumah. Dengan mempertimbangkan kondisi tempat kejadian perkara, polisi memilih tidak langsung membuka paksa pintu sebelum Tim Inafis tiba untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

"Saat di lokasi, ada saksi yang melihat di dalam rumah terdapat darah. Karena itu kami tidak langsung membongkar pintu masuk dan memanggil Inafis serta rekan-rekan dari Polrestabes Surabaya," jelasnya.

Dugaan Kuat Terjadi Tindak Pidana Pembunuhan

Berdasarkan hasil olah TKP awal yang dilakukan Tim Inafis, aparat kepolisian menduga kuat bahwa kematian korban bukan disebabkan oleh faktor alami, melainkan akibat tindak pidana pembunuhan.

"Setelah dilakukan olah TKP oleh Inafis, memang benar diduga terjadi tindak pidana pembunuhan. Korban seorang perempuan berinisial S berusia 51 tahun," ungkap Muljono.

Meski demikian, polisi masih terus mendalami seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian.

Hingga kini, identitas pelaku maupun motif di balik dugaan pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan.

Jenazah Dibawa ke RS Bhayangkara

Usai proses identifikasi di lokasi selesai dilakukan, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans Dinas Sosial Surabaya menuju RS Bhayangkara Polda Jawa Timur.

Autopsi akan dilakukan guna mengetahui secara pasti penyebab kematian, jenis luka yang dialami korban, serta memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan.

"Korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna mengetahui luka-luka yang ada di tubuh korban," pungkas Kompol Muljono.

Polisi Masih Buru Pelaku

Kasus penemuan jasad perempuan di Putat Jaya ini menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi di kawasan permukiman padat penduduk. Aparat kepolisian masih bekerja mengumpulkan bukti-bukti, memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi apabila tersedia, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang diduga mengetahui aktivitas terakhir korban.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban sebelum ditemukan meninggal dunia agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan.

Hingga berita ini ditulis, penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap pelaku beserta motif yang melatarbelakangi dugaan pembunuhan terhadap perempuan berusia 51 tahun itu.


PENULIS:(Sigitsantoso)
POSMETROSUMUT.COM
Baca Juga:
Advertise

This post have 0 comments

Next article Next Post
Previous article Previous Post