Senin, 06 Juli 2026

HANURA SAMOSIR


POSMETROSUMUT.COM | SAMOSIR – Semangat kebangkitan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kembali digaungkan dari Kabupaten Samosir. Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Hanura Kabupaten Samosir Tahun 2026 yang digelar di Hotel Sitiotuo, Aek Rangat, Pangururan, Sabtu (4/7/2026), seluruh kader menegaskan komitmen memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun strategi politik menghadapi agenda demokrasi mendatang.

Mengusung tema "Bangkit – Jaya – Menang", Muscab bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan maupun evaluasi organisasi. Forum tersebut menjadi titik awal membangun kembali kekuatan Hanura di Kabupaten Samosir setelah kehilangan keterwakilan di DPRD pada periode saat ini.

Kegiatan itu dihadiri Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Sumatera Utara, El Adrian Shah, S.E., bersama jajaran pengurus DPD Hanura Sumatera Utara, pengurus DPC Hanura Kabupaten Samosir, pengurus PAC dari sembilan kecamatan, kader, simpatisan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai daerah.

Turut hadir Plt Ketua DPC Hanura Kabupaten Samosir Roy Nainggolan Lumbanraja, S.P., Plt Sekretaris DPC Nardi Simamora, S.TP., dan Plt Bendahara DPC Freddy Lamhot P. Situmorang, S.H., M.H. Hadir pula pengurus Hanura Kota Medan, pengurus DPC Hanura Kabupaten Toba, anggota DPRD Kota Medan dari Partai Hanura, hingga Ketua LBH Partai Hanura Provinsi Sumatera Utara.

Politik dan Budaya Berjalan Beriringan

Nuansa budaya Batak menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan Muscab tersebut. Kedatangan Ketua DPD Hanura Sumatera Utara beserta rombongan disambut tarian tradisional persembahan Sanggar Angel Elkanean binaan Bunda Marlita Simbolon.

Suasana semakin khidmat ketika prosesi mangulosi dilakukan oleh tokoh adat Pangururan. Tradisi Batak tersebut menjadi simbol penghormatan, persaudaraan, doa restu, sekaligus harapan agar perjalanan organisasi Partai Hanura di Kabupaten Samosir memperoleh kekuatan dan keberhasilan.

Prosesi budaya itu memperlihatkan bahwa aktivitas politik di Samosir tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal yang telah menjadi identitas masyarakat kawasan Danau Toba.

Muscab Jadi Momentum Konsolidasi

Ketua Panitia Muscab, Nardi Simamora, menegaskan bahwa seluruh kader harus menjadikan Muscab sebagai awal membangun kekompakan organisasi hingga tingkat kecamatan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus PAC yang telah menjaga kebersamaan selama proses persiapan Muscab.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus kecamatan atas kebersamaan dan dukungan yang luar biasa. Mari berjalan seiring dan seirama. Saatnya kita menjemput kembali kesempatan yang pernah sirna. Biarlah bendera Hanura kembali berkibar megah di kawasan Danau Toba," ujarnya.

Pernyataan tersebut disambut antusias para peserta yang hadir sebagai bentuk optimisme untuk mengembalikan eksistensi Partai Hanura di Kabupaten Samosir.

Roy Nainggolan: Soliditas Menjadi Kunci

Sementara itu, Plt Ketua DPC Hanura Kabupaten Samosir Roy Nainggolan Lumbanraja menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga komunikasi yang sehat di antara seluruh kader.

Menurutnya, kekompakan internal menjadi modal utama untuk membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperluas basis dukungan politik.

"Semoga komunikasi kita semakin erat, semakin bermakna, dan menjadi kekuatan bersama dalam membesarkan Hanura di Kabupaten Samosir," katanya.

Ia berharap seluruh kader terus menjaga persatuan sehingga agenda politik partai dapat berjalan lebih efektif pada masa mendatang.

El Adrian Shah: Hanura Masih Punya Peluang Besar

Dalam arahannya, Ketua DPD Hanura Sumatera Utara El Adrian Shah mengatakan Muscab merupakan bagian dari konsolidasi organisasi yang telah dilaksanakan di 28 kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Menurutnya, konsolidasi yang dilakukan secara berkelanjutan merupakan fondasi penting untuk menghadapi kompetisi politik sekaligus memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput.

El Adrian menilai Kabupaten Samosir masih memiliki peluang besar untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada Partai Hanura.

Ia mengingatkan bahwa pada Pemilu 2019 Hanura masih memiliki satu kursi di DPRD Kabupaten Samosir. Namun pada periode saat ini, kursi tersebut tidak lagi dimiliki.

"Tahun 2019 Hanura masih memiliki satu kursi di DPRD Kabupaten Samosir. Saat ini kursi tersebut kosong. Itu menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Saya yakin dengan kebersamaan dan kerja keras, Hanura bisa kembali bangkit," ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa target utama Hanura di Samosir adalah kembali memperoleh representasi di DPRD melalui penguatan organisasi dan kerja politik yang berkesinambungan.

Apresiasi untuk Freddy Lamhot Situmorang

Dalam kesempatan itu, El Adrian Shah juga menyampaikan apresiasi atas bergabungnya Freddy Lamhot P. Situmorang dalam jajaran kepemimpinan DPC Hanura Kabupaten Samosir.

Menurutnya, kehadiran Freddy menjadi tambahan energi baru bagi organisasi.

"Saya menyambut baik kehadiran Bung Freddy. Saya melihat semangat dan komitmennya untuk membesarkan Hanura di Kabupaten Samosir. Semoga cita-cita politik yang diperjuangkannya dapat terwujud melalui proses demokrasi yang sehat dan kerja keras," katanya.

Politik Adalah Perjuangan Panjang

Dalam pidatonya, El Adrian Shah mengingatkan seluruh kader bahwa dunia politik membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan semangat yang tidak mudah padam.

Ia menceritakan pengalaman keluarganya, di mana sang ayah telah tiga kali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Pematangsiantar namun belum berhasil meraih kemenangan.

Menurutnya, setiap proses politik selalu memberikan pelajaran berharga yang akan menjadi bekal pada perjuangan berikutnya.

"Dalam politik kita harus siap menerima setiap hasil. Kekalahan bukan alasan untuk berhenti berjuang. Justru dari setiap proses itulah lahir pengalaman, kedewasaan, dan kesempatan baru untuk terus berkarya," tuturnya.

Pesan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh kader agar tetap menjaga optimisme dan tidak berhenti bekerja meskipun menghadapi berbagai tantangan politik.

Menatap Masa Depan Hanura di Samosir

Hanura samosir


Muscab DPC Partai Hanura Kabupaten Samosir Tahun 2026 menjadi penanda dimulainya langkah baru bagi organisasi dalam memperkuat struktur partai, meningkatkan soliditas kader, memperluas kepercayaan masyarakat, serta mempersiapkan strategi menghadapi dinamika politik pada masa mendatang.

Melalui semangat "Bangkit – Jaya – Menang", seluruh kader diharapkan mampu menghadirkan Partai Hanura sebagai kekuatan politik yang semakin dekat dengan masyarakat dan kembali menjadi salah satu partai yang diperhitungkan di Kabupaten Samosir.

Konsolidasi yang dilakukan melalui Muscab ini juga menjadi sinyal bahwa Hanura terus membangun fondasi organisasi secara menyeluruh di Sumatera Utara. Dengan memperkuat komunikasi internal, merawat kebersamaan, serta menjaga kedekatan dengan masyarakat, partai berharap dapat mengembalikan kepercayaan publik dan meraih hasil yang lebih baik pada kontestasi politik mendatang.


PENULIS(S Situmorang)
POSMETROSUMUT
Baca Juga:
Advertise

This post have 0 comments

Next article Next Post
Previous article Previous Post