Sabtu, 04 Juli 2026



POSMETROSUMUT.COM | DELI SERDANG – Partai Buruh Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk tetap solid menghadapi agenda politik nasional menuju Pemilu 2029. Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat konsolidasi yang dirangkai dengan konferensi pers sekaligus pengumuman Pelaksana Tugas (Plt) Bendahara Exco Partai Buruh Sumut yang baru.

Momentum konsolidasi ini menjadi penegasan bahwa dinamika internal yang terjadi tidak akan mengganggu arah perjuangan maupun kesiapan organisasi dalam menghadapi tahapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual yang nantinya dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua Exco Partai Buruh Sumut, Willy Agus Utomo, mengatakan seluruh pengurus dan kader tetap fokus memperkuat organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota agar Partai Buruh kembali memenuhi seluruh persyaratan sebagai peserta Pemilu 2029.

Menurutnya, konsolidasi organisasi menjadi langkah penting untuk memastikan mesin partai tetap berjalan secara efektif di tengah berbagai tantangan politik yang dihadapi.

"Kegiatan ini fokus untuk menghadapi persiapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual yang nantinya diselenggarakan KPU, sekaligus mengisi kekosongan jabatan bendahara setelah Sri Astuti mengundurkan diri," ujar Willy Agus Utomo didampingi Sekretaris Exco Partai Buruh Sumut, Ijon Tuah Hamonangan Purba, serta jajaran pengurus Exco kabupaten/kota di Sumatera Utara, Jumat (3/7/2026). Target Lolos Sebagai Peserta Pemilu 2029

Dalam kesempatan tersebut, Willy menegaskan bahwa seluruh jajaran Partai Buruh Sumatera Utara memiliki satu tujuan utama, yakni memastikan partai kembali lolos sebagai peserta Pemilu 2029. Ia menilai soliditas organisasi menjadi modal utama menghadapi seluruh tahapan yang akan berlangsung beberapa tahun ke depan.

"Pada prinsipnya Partai Buruh Sumut tetap solid dan kompak untuk menghadapi persiapan meloloskan Partai Buruh di Sumut menjadi peserta Pemilu 2029 mendatang," katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas berbagai spekulasi yang berkembang mengenai kondisi internal partai setelah adanya pengunduran diri salah seorang pengurus.

Menurut Willy, seluruh struktur organisasi tetap bekerja normal dan fokus menjalankan program-program kepartaian.

Pengunduran Diri Kader Dinilai Hal yang Wajar

Menanggapi pemberitaan mengenai mundurnya sejumlah kader Partai Buruh Sumut yang sempat menjadi perhatian publik, Willy menegaskan bahwa kondisi tersebut merupakan dinamika yang lazim terjadi dalam kehidupan partai politik.

Ia menilai setiap organisasi politik pasti mengalami pergantian kader maupun pengurus seiring berjalannya waktu.

Karena itu, menurutnya, pengunduran diri seorang kader tidak akan menghentikan roda organisasi maupun perjuangan Partai Buruh.

"Kita ini tidak kekurangan kader. Ada 10 organisasi inisiator besar di Indonesia. Artinya, kalau ada yang pergi maka kita harus menyiapkan penggantinya," ujarnya.

Ia menambahkan, Partai Buruh tetap berkomitmen memperjuangkan cita-cita mewujudkan welfare state atau negara sejahtera sebagai visi perjuangan partai.

Komitmen tersebut, kata Willy, menjadi landasan seluruh kader dalam menjalankan aktivitas politik maupun memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Yetti Dumasari Ditunjuk Sebagai Plt Bendahara

Dalam konferensi pers itu, Willy juga secara resmi mengumumkan penunjukan Yetti Dumasari sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bendahara Exco Partai Buruh Sumatera Utara.

Penunjukan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan bendahara setelah pengunduran diri pejabat sebelumnya.

Menurut Willy, penunjukan Plt Bendahara bertujuan memastikan seluruh administrasi dan kegiatan organisasi tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Sementara itu, penetapan bendahara definitif nantinya akan dikoordinasikan bersama Exco Partai Buruh Pusat di Jakarta.

"Intinya kita sudah memiliki bendahara baru dan siap melaksanakan tugas-tugas organisasi di Partai Buruh Sumut," tegasnya.

Dengan adanya penunjukan tersebut, struktur kepengurusan dinilai tetap lengkap sehingga agenda organisasi dapat terus berjalan sesuai rencana.

Persiapan Menghadapi Tahapan Verifikasi KPU

Selain melakukan penyegaran kepengurusan, rapat konsolidasi juga menjadi forum untuk memperkuat kesiapan menghadapi proses verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual yang menjadi syarat bagi partai politik peserta Pemilu.

Seluruh pengurus daerah diminta memperkuat koordinasi, melengkapi dokumen administrasi, serta memastikan struktur kepengurusan di seluruh wilayah tetap aktif.

Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh persyaratan yang ditetapkan penyelenggara pemilu dapat dipenuhi secara optimal ketika tahapan resmi dimulai.

Konsolidasi juga menjadi sarana menyamakan persepsi seluruh kader mengenai arah perjuangan partai menjelang kontestasi politik nasional berikutnya.

Ajak Masyarakat Menjaga Persatuan

Dalam akhir penyampaiannya, Willy mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama menghadapi dinamika politik yang kerap diwarnai penyebaran informasi bohong maupun upaya adu domba.

Ia berharap masyarakat tetap mengedepankan persatuan serta tidak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat memecah belah bangsa.

Menurutnya, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

"Jangan mau kita diadu domba. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan. NKRI harga mati. Semoga kelak kita dapat bersama-sama berjuang untuk mensejahterakan rakyat Indonesia," pungkasnya.

Dihadiri Berbagai Elemen Organisasi

Rapat konsolidasi dan konferensi pers Partai Buruh Sumatera Utara turut dihadiri berbagai unsur organisasi pendiri Partai Buruh.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan serikat pekerja dan serikat buruh, organisasi petani yang tergabung dalam SPI, organisasi mahasiswa, komunitas pengemudi ojek online, hingga sejumlah elemen masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari basis perjuangan Partai Buruh.

Kehadiran berbagai organisasi tersebut menunjukkan konsolidasi tidak hanya melibatkan pengurus internal partai, tetapi juga elemen-elemen pendukung yang selama ini berperan dalam memperkuat gerakan politik Partai Buruh di Sumatera Utara.

Melalui konsolidasi tersebut, Partai Buruh Sumut menegaskan fokus utamanya tetap tertuju pada penguatan organisasi, menjaga soliditas kader, memenuhi seluruh persyaratan verifikasi KPU, serta mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029 dengan struktur kepengurusan yang tetap berjalan secara efektif.


PENULIS:(AFRIYANSYAH)
POSMETROSUMUT.COM
Baca Juga:
Advertise

This post have 0 comments

Next article Next Post
Previous article Previous Post