POSMETROSUMUT.COM | ASAHAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Bandar Pulau terus menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan penanaman jagung di lahan seluas 3 hektare milik PTPN IV Regional I Kebun Bandar Selamat, Dusun III, Desa Aek Songsongan, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Kegiatan penanaman jagung tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bandar Pulau, Iptu Anwar Sanusi, bersama personel Polsek Bandar Pulau dan masyarakat setempat, Kamis (24/9/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar semakin aktif memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan pertanian produktif.
Lahan yang digunakan dalam kegiatan itu merupakan lahan HGU milik PTPN IV Regional I Kebun Bandar Selamat. Penanaman dilakukan menggunakan bibit jagung hibrida Corn Seed AH 8541C.
Keterlibatan personel kepolisian bersama masyarakat dalam kegiatan pertanian tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi di tingkat wilayah. Selain menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran kepolisian turut mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah di bidang pangan.
Kapolsek Bandar Pulau Iptu Anwar Sanusi mengatakan, kegiatan penanaman jagung tersebut merupakan wujud nyata kerja sama antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan.
Menurutnya, keberadaan lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal dapat diarahkan menjadi lahan produktif sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui penanaman jagung ini, kami ingin mengajak masyarakat memanfaatkan potensi lahan yang ada sehingga dapat meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi warga,” ujar Iptu Anwar Sanusi, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kasi Humas Polres Asahan.
Ia menambahkan, pemanfaatan lahan untuk kegiatan pertanian tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pangan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lahan produktif dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan di tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Bandar Pulau tidak hanya melakukan penanaman jagung. Masyarakat juga diberikan edukasi dan motivasi mengenai pentingnya bercocok tanam sebagai salah satu langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan.
Edukasi tersebut diarahkan agar masyarakat semakin memahami bahwa pemanfaatan lahan secara optimal dapat memberikan nilai tambah sekaligus mendukung ketersediaan pangan.
Penanaman jagung di lahan seluas 3 hektare itu juga menunjukkan adanya kolaborasi antara kepolisian, masyarakat dan pihak terkait dalam mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia.
Melalui kegiatan bersama tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat secara aktif dalam proses pengembangan sektor pertanian di wilayahnya.
Program penanaman jagung juga memiliki arti penting dalam mendukung ketersediaan komoditas pangan. Jagung merupakan salah satu tanaman pangan yang memiliki nilai ekonomi dan banyak dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan.
Karena itu, pengembangan budidaya jagung di lahan produktif dapat menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Bagi jajaran Polsek Bandar Pulau, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Interaksi langsung melalui kegiatan pertanian membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara personel kepolisian dengan warga.
Sinergi semacam itu dinilai penting karena keberhasilan berbagai program di tingkat masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Kegiatan penanaman jagung tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Polres Asahan melalui jajaran Polsek Bandar Pulau terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Kepolisian tidak hanya mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia, tetapi juga memberikan motivasi agar kegiatan bercocok tanam dapat terus dikembangkan.
Dengan pemanfaatan lahan secara optimal, potensi pertanian di wilayah pedesaan diharapkan dapat terus berkembang. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Penanaman jagung di lahan HGU PTPN IV Regional I Kebun Bandar Selamat ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara institusi pemerintah, perusahaan dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.
Polsek Bandar Pulau melalui kegiatan tersebut menegaskan komitmennya untuk ikut mengambil bagian dalam program ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Ke depan, keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan lahan produktif menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlangsungan program tersebut.
Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, kegiatan pertanian diharapkan tidak berhenti pada proses penanaman, tetapi dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi ketahanan pangan dan perekonomian warga.
Kegiatan penanaman jagung seluas 3 hektare itu pun menjadi bagian dari upaya nyata jajaran Polres Asahan dalam mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat di wilayah hukum Polsek Bandar Pulau.
penulis: (Greg)
www.posmetrosumut.com
Kegiatan penanaman jagung tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bandar Pulau, Iptu Anwar Sanusi, bersama personel Polsek Bandar Pulau dan masyarakat setempat, Kamis (24/9/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar semakin aktif memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan pertanian produktif.
Lahan yang digunakan dalam kegiatan itu merupakan lahan HGU milik PTPN IV Regional I Kebun Bandar Selamat. Penanaman dilakukan menggunakan bibit jagung hibrida Corn Seed AH 8541C.
Keterlibatan personel kepolisian bersama masyarakat dalam kegiatan pertanian tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi di tingkat wilayah. Selain menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran kepolisian turut mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah di bidang pangan.
Kapolsek Bandar Pulau Iptu Anwar Sanusi mengatakan, kegiatan penanaman jagung tersebut merupakan wujud nyata kerja sama antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan.
Menurutnya, keberadaan lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal dapat diarahkan menjadi lahan produktif sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui penanaman jagung ini, kami ingin mengajak masyarakat memanfaatkan potensi lahan yang ada sehingga dapat meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi warga,” ujar Iptu Anwar Sanusi, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kasi Humas Polres Asahan.
Ia menambahkan, pemanfaatan lahan untuk kegiatan pertanian tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pangan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lahan produktif dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan di tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Bandar Pulau tidak hanya melakukan penanaman jagung. Masyarakat juga diberikan edukasi dan motivasi mengenai pentingnya bercocok tanam sebagai salah satu langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan.
Edukasi tersebut diarahkan agar masyarakat semakin memahami bahwa pemanfaatan lahan secara optimal dapat memberikan nilai tambah sekaligus mendukung ketersediaan pangan.
Penanaman jagung di lahan seluas 3 hektare itu juga menunjukkan adanya kolaborasi antara kepolisian, masyarakat dan pihak terkait dalam mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia.
Melalui kegiatan bersama tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat secara aktif dalam proses pengembangan sektor pertanian di wilayahnya.
Program penanaman jagung juga memiliki arti penting dalam mendukung ketersediaan komoditas pangan. Jagung merupakan salah satu tanaman pangan yang memiliki nilai ekonomi dan banyak dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan.
Karena itu, pengembangan budidaya jagung di lahan produktif dapat menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Bagi jajaran Polsek Bandar Pulau, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Interaksi langsung melalui kegiatan pertanian membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara personel kepolisian dengan warga.
Sinergi semacam itu dinilai penting karena keberhasilan berbagai program di tingkat masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Kegiatan penanaman jagung tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Polres Asahan melalui jajaran Polsek Bandar Pulau terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Kepolisian tidak hanya mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia, tetapi juga memberikan motivasi agar kegiatan bercocok tanam dapat terus dikembangkan.
Dengan pemanfaatan lahan secara optimal, potensi pertanian di wilayah pedesaan diharapkan dapat terus berkembang. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Penanaman jagung di lahan HGU PTPN IV Regional I Kebun Bandar Selamat ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara institusi pemerintah, perusahaan dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.
Polsek Bandar Pulau melalui kegiatan tersebut menegaskan komitmennya untuk ikut mengambil bagian dalam program ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Ke depan, keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan lahan produktif menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlangsungan program tersebut.
Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, kegiatan pertanian diharapkan tidak berhenti pada proses penanaman, tetapi dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi ketahanan pangan dan perekonomian warga.
Kegiatan penanaman jagung seluas 3 hektare itu pun menjadi bagian dari upaya nyata jajaran Polres Asahan dalam mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat di wilayah hukum Polsek Bandar Pulau.
penulis: (Greg)
www.posmetrosumut.com




This post have 0 comments