Rabu, 01 Juli 2026

Pkg samosir


POSMETROSUMUT.COM | SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir semakin memperkuat langkah percepatan pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dengan menyusun berbagai strategi yang lebih terintegrasi agar target capaian sebesar 65 persen pada tahun 2026 dapat terealisasi.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Evaluasi Capaian Pelaksanaan sekaligus Penggalangan Strategi Peningkatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (30/6/2026).

Rapat tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar layanan kesehatan preventif dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, SE, MM, menegaskan bahwa Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia. Di tingkat daerah, program tersebut juga menjadi salah satu prioritas utama Bupati dan Wakil Bupati Samosir dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Menurut Ariston, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah masyarakat yang telah menjalani pemeriksaan, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh seluruh warga.

Ia menekankan bahwa target capaian PKG sebesar 65 persen pada tahun 2026 harus diwujudkan melalui pelayanan yang maksimal dan melibatkan seluruh unsur pemerintahan.

"Seluruh masyarakat harus mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Diperlukan strategi yang terintegrasi dan kerja sama seluruh elemen, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa hingga pemerintah kecamatan. Tim kesehatan diminta menyusun penjadwalan pelayanan PKG agar mampu menjangkau seluruh desa bahkan sampai ke dusun sehingga tidak ada masyarakat yang terlewat memperoleh layanan," tegas Ariston.

Kolaborasi Seluruh Elemen Jadi Kunci Keberhasilan

Pemerintah Kabupaten Samosir menilai keberhasilan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis tidak mungkin dicapai hanya oleh Dinas Kesehatan semata. Dibutuhkan dukungan aktif dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kepala dusun, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat agar partisipasi warga terus meningkat.

Melalui koordinasi yang semakin kuat, setiap wilayah diharapkan mampu menyusun jadwal pelayanan secara efektif sehingga masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Pendekatan kolaboratif ini juga menjadi bagian dari strategi mempercepat pemerataan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Samosir.

UHC Jadi Modal Besar Tingkatkan Pelayanan Preventif

Sementara itu, Kepala Baperida Kabupaten Samosir, Rajoki Simarmata, mengatakan bahwa peningkatan kualitas kesehatan masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia Emas.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Samosir telah berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC), sehingga langkah berikutnya adalah memperkuat pelayanan kesehatan yang bersifat preventif melalui Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis.

Menurut Rajoki, penguatan sistem kesehatan juga telah menjadi salah satu fokus pembangunan dalam RPJMD Kabupaten Samosir.

Ia menegaskan bahwa puskesmas bersama bidan desa merupakan ujung tombak pelaksanaan program tersebut.

"Keberhasilan PKG memerlukan kebijakan strategis yang didukung penganggaran tepat sasaran serta komitmen bersama di setiap jenjang pemerintahan. Mari kita mengajak masyarakat untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat," ujarnya.

Capaian PKG Baru 28,42 Persen

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir, dr. Dina Hutapea, memaparkan perkembangan pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis sepanjang tahun 2026.

Berdasarkan data aplikasi Satu Sehat Indonesiaku hingga 22 Juni 2026, jumlah masyarakat yang telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis mencapai 36.162 orang dari total sasaran 142.062 orang, atau baru sekitar 28,42 persen.

Cekkesehatangratis


Angka tersebut menunjukkan bahwa masih diperlukan upaya lebih besar agar target capaian sebesar 65 persen dapat direalisasikan hingga akhir tahun.

Menurut dr. Dina, program ini menjadi langkah penting pemerintah dalam mendeteksi berbagai penyakit sejak dini sebelum berkembang menjadi penyakit kronis yang membutuhkan biaya pengobatan tinggi.

Ia menjelaskan bahwa selama ini anggaran pemerintah banyak digunakan untuk membiayai pengobatan penyakit kronis yang sebenarnya dapat dicegah melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala.

"Apabila penyakit seperti kanker, tumor maupun penyakit ginjal dapat dideteksi sejak dini, maka penanganannya akan lebih cepat sehingga kualitas hidup masyarakat meningkat dan beban pembiayaan kesehatan dapat ditekan. Anggaran yang dihemat nantinya dapat dialokasikan untuk pembangunan sektor lainnya," jelasnya.

Inovasi JEMPOL PKG Jemput Warga Hingga Pelosok

Sebagai langkah percepatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir meluncurkan inovasi JEMPOL PKG (Jemput Bola Pemeriksaan Kesehatan Gratis).

Program ini menghadirkan pelayanan kesehatan langsung ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau masyarakat sehingga pemeriksaan tidak lagi hanya dilakukan di fasilitas kesehatan.

Tim kesehatan akan turun langsung ke desa-desa bahkan ke dusun untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Selain itu, pelayanan PKG juga akan dibuka dalam berbagai kegiatan masyarakat seperti pesta adat maupun kegiatan desa sehingga warga dapat memanfaatkan layanan kesehatan tanpa harus meninggalkan aktivitas sehari-hari.

Strategi jemput bola tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mempercepat pencapaian target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Deteksi Dini Jadi Investasi Kesehatan Jangka Panjang

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis bukan hanya bertujuan meningkatkan angka pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Melalui deteksi dini, berbagai penyakit berisiko tinggi dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan medis bisa dilakukan sedini mungkin.

Langkah tersebut diyakini akan mengurangi angka kesakitan, menekan biaya pengobatan, sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat.

Dengan kondisi masyarakat yang lebih sehat, pemerintah juga memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk mengalokasikan anggaran ke sektor pembangunan lainnya.

cekkesahatangratis


Optimistis Target 65 Persen Dapat Tercapai

Melalui penguatan koordinasi lintas sektor, dukungan pemerintah desa, tenaga kesehatan, puskesmas, serta inovasi JEMPOL PKG, Pemerintah Kabupaten Samosir optimistis target capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebesar 65 persen pada tahun 2026 dapat dicapai bahkan berpotensi melampaui target.

Keberhasilan program tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem kesehatan daerah sekaligus mewujudkan masyarakat Samosir yang semakin sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri Asisten I Tunggul Sinaga, para camat, kepala desa, kepala puskesmas, serta berbagai pemangku kepentingan yang berkomitmen mendukung percepatan pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kabupaten Samosir.


PENULIS:(S SITUMORANG)
POSMETROSUMUT.COM
Baca Juga:
Advertise

This post have 0 comments

Next article Next Post
Previous article Previous Post