Sabtu, 01 Agustus 2026

author photo
POSMETROSUMUT.COM | SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir berharap pergantian kepemimpinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan regulator sektor jasa keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, saat menghadiri pengukuhan Triyoga Laksito sebagai Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara yang baru menggantikan Khoirul Muttaqien. Acara berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (31/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Ariston hadir didampingi Asisten II Setdakab Samosir Hotraja Sitanggang dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir, Immanuel Sitanggang.

Prosesi pengukuhan turut disaksikan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI Hernawan Bekti Sasongko, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, serta sejumlah pejabat dari berbagai instansi.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Samosir, Ariston menyampaikan ucapan selamat kepada Triyoga Laksito atas amanah baru sebagai Kepala OJK Sumut. Ia optimistis kepemimpinan baru akan semakin memperkuat sinergi yang telah terbangun antara OJK dan pemerintah daerah.

Menurut Ariston, kolaborasi yang erat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi sektor-sektor produktif di daerah.

"Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Triyoga Laksito atas pengukuhannya sebagai Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara. Pemerintah Kabupaten Samosir berharap kolaborasi antara OJK dan pemerintah daerah semakin kuat, terutama dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, mendukung UMKM, serta memperluas akses pembiayaan bagi sektor-sektor produktif," ujar Ariston.

Literasi Keuangan Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Ariston menilai peningkatan pemahaman masyarakat mengenai layanan jasa keuangan merupakan salah satu faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Kabupaten Samosir memiliki potensi besar di sektor pertanian, pariwisata, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Seluruh sektor tersebut membutuhkan dukungan sistem keuangan yang sehat, aman, mudah diakses, dan mampu mendorong produktivitas masyarakat.

Karena itu, kehadiran OJK dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pembiayaan secara lebih luas dan bertanggung jawab.

"Kami berharap OJK terus hadir mendampingi pemerintah daerah dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat dan inklusif sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambah Ariston.

Ia meyakini semakin baik tingkat literasi keuangan masyarakat, semakin besar pula peluang berkembangnya pelaku UMKM, sektor pertanian, serta industri pariwisata yang menjadi andalan Kabupaten Samosir.

Selain memperluas akses pembiayaan, edukasi mengenai pengelolaan keuangan juga diharapkan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Bobby Nasution Minta OJK Responsif terhadap Persoalan Daerah

pergantian kepala ojk samosir
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta OJK Sumut terus memperkuat perannya sebagai lembaga pengawas sektor jasa keuangan yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Menurut Bobby, setiap daerah memiliki karakteristik ekonomi yang berbeda sehingga pendekatan yang dilakukan OJK juga harus mampu menyesuaikan kondisi di lapangan.

Ia berharap OJK semakin responsif terhadap berbagai keluhan masyarakat sekaligus mampu menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di Sumatera Utara.

"Saya berharap OJK Sumatera Utara ke depan dapat semakin responsif dalam mengatasi berbagai keluhan masyarakat di daerah. OJK memiliki peran strategis sebagai penyeimbang dan pengawas sektor keuangan, sehingga perlu melihat persoalan secara menyeluruh karena setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda," kata Bobby.

Selain itu, Bobby juga mendorong OJK agar terus mengembangkan industri halal melalui penguatan sektor jasa keuangan berbasis syariah sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, penguatan sektor keuangan harus mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

OJK Diminta Dukung Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Dalam arahannya, Bobby juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana.

Ia menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya sebatas pembangunan infrastruktur yang rusak, tetapi juga harus mampu mengembalikan kondisi ekonomi masyarakat agar kembali produktif.

"Kita harus melihat lebih jauh dampak bencana yang terjadi. Bukan hanya kerusakan fisik dan infrastruktur, tetapi juga bagaimana memulihkan pendapatan masyarakat yang terdampak dan mengembalikan taraf hidup mereka menjadi lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.

Karena itu, Bobby berharap OJK dapat merumuskan kebijakan yang mendukung percepatan pemulihan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pembiayaan dan kebijakan sektor jasa keuangan.

Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat pembangunan ekonomi daerah.

"Kebijakan yang diambil harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan," pungkas Bobby.

OJK RI Apresiasi Sinergi Pemerintah Daerah

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI Hernawan Bekti Sasongko mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara beserta seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang selama ini telah bersinergi dengan OJK dalam menjalankan fungsi pengawasan sektor jasa keuangan.

Menurut Hernawan, kerja sama yang baik antara OJK dan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam memperkuat pembangunan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap sinergi tersebut dapat terus dipertahankan bahkan semakin diperkuat di bawah kepemimpinan Kepala OJK Sumatera Utara yang baru.

"OJK harus hadir memberi manfaat kepada masyarakat dengan menguatkan pengembangan ekonomi di daerah," tegas Hernawan.

Pergantian kepemimpinan di OJK Sumatera Utara diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara regulator, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan sektor jasa keuangan yang sehat, inklusif, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Samosir yang terus mengembangkan sektor pariwisata, pertanian, dan UMKM sebagai penggerak utama perekonomian daerah.


PENULIS: (P/S SITUMORANG)
www.posmetrosumut.com
Baca Juga:
Advertise

This post have 0 comments

Next article Next Post
Previous article Previous Post