POSMETROSUMUT.COM | Labura – Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., memberikan apresiasi atas sinergitas TNI dan Polri yang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dengan barang bukti mencapai 3,87 kilogram di wilayah Kabupaten Labuhanbatu.
Apresiasi tersebut disampaikan Maya Hasmita saat menghadiri press release pengungkapan kasus narkotika yang dilakukan Polres Labuhanbatu bersama Kodim 0209/LB. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Yan Piter Polres Labuhanbatu, Senin (07/09/2026).
Menurut Bupati Maya, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut menjadi salah satu bukti pentingnya kerja sama lintas lembaga dalam menghadapi ancaman peredaran narkotika. Pemberantasan narkoba, kata dia, tidak mungkin dilakukan hanya oleh satu institusi.
Diperlukan komitmen dan keterlibatan bersama antara TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, serta masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkotika.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polres Labuhanbatu, Kodim 0209/LB, serta seluruh tim yang terlibat atas keberhasilan mengungkap dan menangkap pelaku tindak pidana narkotika beserta barang bukti yang diamankan,” ujar Maya Hasmita.
Sinergitas Antarlembaga Dinilai Penting
Bupati menilai pengungkapan sabu seberat 3,87 kilogram tersebut memperlihatkan bahwa sinergitas antarlembaga mempunyai peran strategis dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Menurutnya, narkotika bukan hanya persoalan penegakan hukum, tetapi juga menjadi ancaman terhadap masa depan generasi muda. Karena itu, upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kita harus terus memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai ancaman, khususnya peredaran narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan memastikan Labuhanbatu terbebas dari peredaran narkoba,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat agar ikut mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang aman dari penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat dinilai memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi dalam mencegah narkoba masuk dan beredar di tengah masyarakat.
Kapolres Minta Pengembangan Kasus Dilanjutkan
Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk keseriusan Polres Labuhanbatu bersama Kodim 0209/LB dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Labuhanbatu.
Barang bukti sabu yang mencapai 3,87 kilogram disebut merupakan jumlah yang cukup signifikan. Keberhasilan pengungkapan tersebut diharapkan dapat mencegah narkotika beredar lebih luas dan melindungi masyarakat, terutama generasi muda.
“Barang bukti yang berhasil diamankan merupakan jumlah yang cukup signifikan. Keberhasilan ini diharapkan dapat mencegah narkotika beredar dan merusak masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah Labuhanbatu,” ungkap Wahyu Endrajaya.
Namun, Kapolres menegaskan bahwa pengungkapan satu kasus tidak boleh menjadi akhir dari upaya pemberantasan narkotika.
Jajaran kepolisian diminta terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas. Pengembangan tersebut mencakup penelusuran asal barang, jalur distribusi, hingga pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja keras dan menunjukkan dedikasi sehingga pengungkapan kasus tersebut dapat dilakukan.
Dandim: Sinergi TNI-Polri Harus Terus Diperkuat
Hal senada disampaikan Dandim 0209/LB Letkol Kav. Hanung Kaptiaji. Ia memberikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh personel yang terlibat dalam pengungkapan kasus hingga berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti narkotika.
Menurut Hanung, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari koordinasi dan sinergitas yang dilakukan personel di lapangan.
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, koordinasi, sinergitas, serta kesungguhan seluruh personel di lapangan. Saya berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Labuhanbatu,” ujarnya.
Dandim menegaskan bahwa Kodim 0209/LB bersama Polres Labuhanbatu berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam pemberantasan narkotika.
Komitmen tersebut juga ditegaskan dengan sikap tidak memberikan ruang bagi peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Labuhanbatu.
Penangkapan Berawal di Jalan Lintas Sumatera
Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam press release, pengungkapan kasus narkotika tersebut bermula dari penangkapan seorang pelaku pada Sabtu (05/09/2026).
Pelaku ditangkap di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di depan GOR Rantauprapat. Saat diamankan petugas, pelaku diketahui sedang melintas menggunakan angkutan umum.
Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan mencapai 3,87 kilogram.
Dalam pengungkapan tersebut, satu orang pelaku berjenis kelamin laki-laki berhasil diamankan. Pelaku selanjutnya menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengungkapan ini menjadi perhatian karena jumlah barang bukti yang diamankan tergolong signifikan. Selain proses hukum terhadap pelaku yang telah diamankan, aparat juga masih didorong untuk melakukan pengembangan guna mengetahui kemungkinan keterkaitan dengan jaringan atau pihak lain.
Bupati, Kapolres dan Dandim Saksikan Video Penangkapan
Setelah memberikan keterangan kepada awak media, Bupati Labuhanbatu bersama Kapolres Labuhanbatu, Dandim 0209/LB dan unsur terkait turut menyaksikan cuplikan video proses penangkapan pelaku.
Pemutaran video tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan press release pengungkapan kasus narkotika yang digelar di Aula Yan Piter Polres Labuhanbatu.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait. Mereka di antaranya Wakapolres Labuhanbatu Kompol P.S. Simbolon, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardianto beserta jajaran, Pasi Intel Kodim 0209/LB beserta tim, Kepala BNNK Labura Hendro, tokoh agama, serta insan pers.
Pengungkapan sabu seberat 3,87 kilogram tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya koordinasi antara aparat penegak hukum dan unsur terkait dalam menghadapi peredaran narkotika di wilayah Labuhanbatu.
Bagi pemerintah daerah, dukungan terhadap langkah aparat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan melindungi masyarakat dari dampak peredaran narkoba.
Sementara bagi aparat keamanan, keberhasilan tersebut menjadi dorongan untuk meningkatkan pengawasan serta mengembangkan pengungkapan kasus hingga dapat menelusuri kemungkinan jaringan yang lebih luas.
Dengan sinergitas yang terus diperkuat, pemberantasan narkotika diharapkan tidak berhenti pada penangkapan pelaku dan penyitaan barang bukti. Upaya tersebut juga diarahkan untuk mencegah narkotika beredar lebih jauh serta melindungi generasi muda di Kabupaten Labuhanbatu.
Komitmen bersama antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan Labuhanbatu yang terbebas dari peredaran narkoba.
PENULIS: (Greg)
www.posmetrosumut.com
Apresiasi tersebut disampaikan Maya Hasmita saat menghadiri press release pengungkapan kasus narkotika yang dilakukan Polres Labuhanbatu bersama Kodim 0209/LB. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Yan Piter Polres Labuhanbatu, Senin (07/09/2026).
Menurut Bupati Maya, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut menjadi salah satu bukti pentingnya kerja sama lintas lembaga dalam menghadapi ancaman peredaran narkotika. Pemberantasan narkoba, kata dia, tidak mungkin dilakukan hanya oleh satu institusi.
Diperlukan komitmen dan keterlibatan bersama antara TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, serta masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkotika.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polres Labuhanbatu, Kodim 0209/LB, serta seluruh tim yang terlibat atas keberhasilan mengungkap dan menangkap pelaku tindak pidana narkotika beserta barang bukti yang diamankan,” ujar Maya Hasmita.
Sinergitas Antarlembaga Dinilai Penting
Bupati menilai pengungkapan sabu seberat 3,87 kilogram tersebut memperlihatkan bahwa sinergitas antarlembaga mempunyai peran strategis dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Menurutnya, narkotika bukan hanya persoalan penegakan hukum, tetapi juga menjadi ancaman terhadap masa depan generasi muda. Karena itu, upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kita harus terus memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai ancaman, khususnya peredaran narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan memastikan Labuhanbatu terbebas dari peredaran narkoba,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat agar ikut mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang aman dari penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat dinilai memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi dalam mencegah narkoba masuk dan beredar di tengah masyarakat.
Kapolres Minta Pengembangan Kasus Dilanjutkan
Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk keseriusan Polres Labuhanbatu bersama Kodim 0209/LB dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Labuhanbatu.
Barang bukti sabu yang mencapai 3,87 kilogram disebut merupakan jumlah yang cukup signifikan. Keberhasilan pengungkapan tersebut diharapkan dapat mencegah narkotika beredar lebih luas dan melindungi masyarakat, terutama generasi muda.
“Barang bukti yang berhasil diamankan merupakan jumlah yang cukup signifikan. Keberhasilan ini diharapkan dapat mencegah narkotika beredar dan merusak masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah Labuhanbatu,” ungkap Wahyu Endrajaya.
Namun, Kapolres menegaskan bahwa pengungkapan satu kasus tidak boleh menjadi akhir dari upaya pemberantasan narkotika.
Jajaran kepolisian diminta terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas. Pengembangan tersebut mencakup penelusuran asal barang, jalur distribusi, hingga pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja keras dan menunjukkan dedikasi sehingga pengungkapan kasus tersebut dapat dilakukan.
Dandim: Sinergi TNI-Polri Harus Terus Diperkuat
Hal senada disampaikan Dandim 0209/LB Letkol Kav. Hanung Kaptiaji. Ia memberikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh personel yang terlibat dalam pengungkapan kasus hingga berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti narkotika.
Menurut Hanung, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari koordinasi dan sinergitas yang dilakukan personel di lapangan.
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, koordinasi, sinergitas, serta kesungguhan seluruh personel di lapangan. Saya berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Labuhanbatu,” ujarnya.
Dandim menegaskan bahwa Kodim 0209/LB bersama Polres Labuhanbatu berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam pemberantasan narkotika.
Komitmen tersebut juga ditegaskan dengan sikap tidak memberikan ruang bagi peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Labuhanbatu.
Penangkapan Berawal di Jalan Lintas Sumatera
Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam press release, pengungkapan kasus narkotika tersebut bermula dari penangkapan seorang pelaku pada Sabtu (05/09/2026).
Pelaku ditangkap di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di depan GOR Rantauprapat. Saat diamankan petugas, pelaku diketahui sedang melintas menggunakan angkutan umum.
Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan mencapai 3,87 kilogram.
Dalam pengungkapan tersebut, satu orang pelaku berjenis kelamin laki-laki berhasil diamankan. Pelaku selanjutnya menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengungkapan ini menjadi perhatian karena jumlah barang bukti yang diamankan tergolong signifikan. Selain proses hukum terhadap pelaku yang telah diamankan, aparat juga masih didorong untuk melakukan pengembangan guna mengetahui kemungkinan keterkaitan dengan jaringan atau pihak lain.
Bupati, Kapolres dan Dandim Saksikan Video Penangkapan
Setelah memberikan keterangan kepada awak media, Bupati Labuhanbatu bersama Kapolres Labuhanbatu, Dandim 0209/LB dan unsur terkait turut menyaksikan cuplikan video proses penangkapan pelaku.
Pemutaran video tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan press release pengungkapan kasus narkotika yang digelar di Aula Yan Piter Polres Labuhanbatu.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait. Mereka di antaranya Wakapolres Labuhanbatu Kompol P.S. Simbolon, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardianto beserta jajaran, Pasi Intel Kodim 0209/LB beserta tim, Kepala BNNK Labura Hendro, tokoh agama, serta insan pers.
Pengungkapan sabu seberat 3,87 kilogram tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya koordinasi antara aparat penegak hukum dan unsur terkait dalam menghadapi peredaran narkotika di wilayah Labuhanbatu.
Bagi pemerintah daerah, dukungan terhadap langkah aparat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan melindungi masyarakat dari dampak peredaran narkoba.
Sementara bagi aparat keamanan, keberhasilan tersebut menjadi dorongan untuk meningkatkan pengawasan serta mengembangkan pengungkapan kasus hingga dapat menelusuri kemungkinan jaringan yang lebih luas.
Dengan sinergitas yang terus diperkuat, pemberantasan narkotika diharapkan tidak berhenti pada penangkapan pelaku dan penyitaan barang bukti. Upaya tersebut juga diarahkan untuk mencegah narkotika beredar lebih jauh serta melindungi generasi muda di Kabupaten Labuhanbatu.
Komitmen bersama antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan Labuhanbatu yang terbebas dari peredaran narkoba.
PENULIS: (Greg)
www.posmetrosumut.com





This post have 0 comments