POSMETROSUMUT.COM | SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir memperkuat sinergi investasi, CSR, dan UMKM untuk mendorong pariwisata berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Upaya tersebut dibahas dalam Forum Investasi yang digelar DPMPTSP Samosir di Hotel Labersa, 15 Oktober 2026, dan dibuka Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk.
Hingga 2025, realisasi investasi Samosir mencapai Rp1,771 triliun. Pemkab juga menetapkan Perda Nomor 3 Tahun 2026 tentang insentif dan kemudahan investasi, termasuk keringanan pajak dan retribusi serta penyederhanaan perizinan.
Ariston menegaskan, investasi harus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pelaksanaan CSR dan kerja sama dengan UMKM lokal, khususnya usaha kerajinan tangan dan kuliner.
Pemkab Samosir turut mendukung UMKM melalui program subsidi bunga nol persen untuk memperluas akses pembiayaan dan mendorong pertumbuhan usaha.
Kepala DPMPTSP Samosir, Pilippi Simarmata, mengatakan forum tersebut menjadi wadah membahas peluang investasi, kendala perizinan, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
Melalui kolaborasi pemerintah, investor, dan masyarakat, Pemkab Samosir berharap investasi mampu memperkuat ekonomi lokal, mengembangkan UMKM, dan menjaga keberlanjutan pariwisata Danau Toba.
Penulis: (S Situmorang)
www.posmetrosumut.com
Upaya tersebut dibahas dalam Forum Investasi yang digelar DPMPTSP Samosir di Hotel Labersa, 15 Oktober 2026, dan dibuka Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk.
Hingga 2025, realisasi investasi Samosir mencapai Rp1,771 triliun. Pemkab juga menetapkan Perda Nomor 3 Tahun 2026 tentang insentif dan kemudahan investasi, termasuk keringanan pajak dan retribusi serta penyederhanaan perizinan.
Ariston menegaskan, investasi harus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pelaksanaan CSR dan kerja sama dengan UMKM lokal, khususnya usaha kerajinan tangan dan kuliner.
Pemkab Samosir turut mendukung UMKM melalui program subsidi bunga nol persen untuk memperluas akses pembiayaan dan mendorong pertumbuhan usaha.
Kepala DPMPTSP Samosir, Pilippi Simarmata, mengatakan forum tersebut menjadi wadah membahas peluang investasi, kendala perizinan, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
Melalui kolaborasi pemerintah, investor, dan masyarakat, Pemkab Samosir berharap investasi mampu memperkuat ekonomi lokal, mengembangkan UMKM, dan menjaga keberlanjutan pariwisata Danau Toba.
Penulis: (S Situmorang)
www.posmetrosumut.com




This post have 0 comments