POSMETROSUMUT.COM | LABURA – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Labuhanbatu Utara menjajaki kerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Labura untuk memperkuat perlindungan anak hingga tingkat desa.
Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan silaturahmi dan diskusi bersama Kepala DPPKB Labura, Erni Melinda Napitupulu, sekretaris dinas, serta seluruh kepala bidang, Selasa (20/10/2026).
Ada tiga agenda utama yang dibahas, yakni pembinaan Generasi Berencana (GenRe), penguatan peran penyuluh desa, dan pengembangan Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) menjadi Kampung Ramah Anak.
Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan edukasi kepada generasi muda, memperkuat pemahaman keluarga mengenai pemenuhan hak anak, serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
KPAD Labura menilai perlindungan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, hingga masyarakat. Karena itu, sinergi antarlembaga diperlukan agar program yang telah berjalan dapat saling mendukung.
Kepala DPPKB Labura, Erni Melinda Napitupulu, disebut menyambut baik gagasan kolaborasi tersebut. KPAD Labura pun mengapresiasi keterbukaan jajaran DPPKB dalam berdiskusi mengenai peluang kerja sama.
Meski demikian, ketiga agenda tersebut masih memerlukan pembahasan lanjutan terkait bentuk kegiatan, pembagian peran, sasaran program, dan mekanisme pelaksanaannya.
KPAD Labura berharap pertemuan ini menjadi awal kerja sama berkelanjutan untuk memperkuat perlindungan anak dan mewujudkan Kabupaten Labuhanbatu Utara yang semakin ramah anak.
Penulis: (Redaksi)
www.posmetrosumut.com
Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan silaturahmi dan diskusi bersama Kepala DPPKB Labura, Erni Melinda Napitupulu, sekretaris dinas, serta seluruh kepala bidang, Selasa (20/10/2026).
Ada tiga agenda utama yang dibahas, yakni pembinaan Generasi Berencana (GenRe), penguatan peran penyuluh desa, dan pengembangan Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) menjadi Kampung Ramah Anak.
Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan edukasi kepada generasi muda, memperkuat pemahaman keluarga mengenai pemenuhan hak anak, serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
KPAD Labura menilai perlindungan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, hingga masyarakat. Karena itu, sinergi antarlembaga diperlukan agar program yang telah berjalan dapat saling mendukung.
Kepala DPPKB Labura, Erni Melinda Napitupulu, disebut menyambut baik gagasan kolaborasi tersebut. KPAD Labura pun mengapresiasi keterbukaan jajaran DPPKB dalam berdiskusi mengenai peluang kerja sama.
Meski demikian, ketiga agenda tersebut masih memerlukan pembahasan lanjutan terkait bentuk kegiatan, pembagian peran, sasaran program, dan mekanisme pelaksanaannya.
KPAD Labura berharap pertemuan ini menjadi awal kerja sama berkelanjutan untuk memperkuat perlindungan anak dan mewujudkan Kabupaten Labuhanbatu Utara yang semakin ramah anak.
Penulis: (Redaksi)
www.posmetrosumut.com





This post have 0 comments