Rabu, 27 Maret 2024

author photo

POSMETROSUMUT.COM | LABUSEL - Gerakan Revolusi Aktivis Mahasiswa (Geram) meminta kepada Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan (Labusel) untuk memanggil dan memeriksa kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Labusel Muhammad Taufiq.

Hal itu dituntut dan disuarakan Geram Pada Kejari Labusel, saat melakukan aksi didepan kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan, Rabu (27/03/2023) Sekira Pukul 10.00 Wib.

"Hari ini kami turun kejalan untuk menyuarakan dugaan terkait adanya praktek korupsi di lingkungan pendidikan Labusel,"ucap jepril pada saat orasi.

Selain itu kata jepril mereka juga meminta Kejaksaan Negeri Labusel untuk mengusut tuntas terkait dugaan kepala dinas pendidikan yang melakukan intervensi terhadap penggunaan dan BOS.

"Dugaan kami akibat pembuatan naskah ujian tengah semester yang diberikan kepihak ketiga, merupakan sebab tertundanya pelaksanaan UTS tingkat SD dan SMP,"kata jepril.

Jepril berharap agar Kejaksaan Negeri Labusel dalam hal ini sebagai aparat penegak hukum yang memiliki pasukan intelejen agar kiranya bisa mengusut dan menemukan bukti terkait dugaan korupsi massal yang terjadi di kejaksaan diruang lingkup pendidikan.

Diakhir tuntutan para pendemo telah diterima oleh Kasi Intel Kejaksaan negeri Labusel Bana SH.MH, dan berjanji akan menindaklanjuti tuntutan tersebut dengan proses yang ada di Kejaksaan Negeri Labusel.


Penulis: Hendra Saragih
Advertise

This post have 0 comments

Next article Next Post
Previous article Previous Post