POSMETROSUMUT.COM|LABUHANBATU - Dikenal dengan inisial AS alias Ganda, sebagai warga Dusun Sidodadi B, Desa Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan. terkenal sangat licin dalam menjalankan bisnis haramnya.
Jaringan AS alias Ganda ini diduga mengendalikan peredaran narkotika jenis sabu-sabu di hampir seluruh wilayah Kecamatan Pangkatan, meliputi Desa Kampung Padang, Desa Sennah, Desa Tanjung Harapan, dan sekitarnya.
Status AS alias Ganda Hingga akhir Januari 2026, laporan masyarakat masih menyebutkan sosok ini “eksis” dan belum tersentuh hukum secara signifikan meskipun namanya sering diberitakan sebagai terduga gembong.
Jaringan AS alias Ganda ini diduga bekerja menggunakan kaki tangan atau pengecer di berbagai titik strategis desa untuk menjangkau pengguna secara langsung sampai ketingkat bawah.
termasuk dibawah jaringan AS alias Ganda seorang warga Dusun Bomban Bidang yang dikenal dengan panggilan Kirul, yang disebut-sebut memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria berinisial G, warga Kecamatan Pangkatan. Serta ada beberapa nama lainnya di sebutkan jaya ataupun Jaka Barus berlokasi edarannya di desa Mulya berdekatan dengan sekolah SDN kecamatan Bilah Hulu kabupaten Labuhanbatu.namun demikian, informasi tersebut masih sebatas dugaan dan memerlukan pembuktian aparat penegak hukum.
Warga menilai persoalan narkoba bukan sekadar tindak pidana biasa, melainkan tindak kejahatan dan ancaman serius bagi masa depan bangsa. Hal ini sejalan dengan pernyataan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berulang kali menegaskan bahwa Indonesia masih berada dalam kondisi darurat narkoba, dengan jumlah penyalahguna yang signifikan berasal dari kelompok usia produktif.
Sosok AS alias Ganda juga dilaporkan warga bersikap arogan dan konfrontatif, bahkan terhadap jurnalis yang mencoba melakukan konfirmasi terkait peredaran bisnis haramnya di wilayah tersebut.
Beberapa titik di Dusun Sidodadi sempat dijuluki masyarakat sebagai “Kampung Narkoba”, yang memicu pemasangan spanduk peringatan oleh warga setempat pada Januari 2026.
Atas kondisi tersebut, masyarakat berharap Polsek Bilah Hilir,Satnarkoba Polres Labuhanbatu dan aparat terkait Yaitu Kodim 02/09 Labuhanbatu dapat meningkatkan langkah-langkah pencegahan dan penindakan secara profesional, terukur, serta transparan terhadap terduga bandar narkoba AS alias Ganda.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya dengan Kasat Narkoba AKP Hardiyanto Berkomitmen di kepemimpinan baru ini dalam memberantas narkoba meliputi:
Pemberantasan Tanpa Ampun:Kapolres menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi peredaran narkotika di wilayah hukum Labuhanbatu. Komitmen ini diwujudkan melalui penindakan tegas yang menyasar hingga ke jaringan pelaku di berbagai titik rawan seperti Bilah Barat, Bilah Hilir, dan Pangkatan.
Aksi Nyata di lapangan Satres Narkoba guna memutus mata rantai peredaran. Kasat Narkoba AKP Hardiyanto juga aktif memimpin langsung razia tempat hiburan malam untuk memastikan lokasi tersebut bersih dari penyalahgunaan barang haram.
Integritas internal Seluruh personel Satres Narkoba diwajibkan menandatangani Pakta Integritas. Langkah ini diambil untuk menjamin profesionalitas anggota dan mencegah adanya oknum yang terlibat atau “bermain” dengan bandar narkoba.
Penulis : Tim Redaksi




This post have 0 comments