POSMETROSUMUT.COM | LABURA – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu bentuk kepedulian tersebut terlihat dalam kegiatan Pekan Donor Darah (Pandora) yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Labura di Desa Gunung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan, Senin (13/7/2026).
Kepala Desa Gunung Melayu, Sahran Tanjung, menjadi salah satu peserta yang turut mendonorkan darahnya dalam kegiatan sosial tersebut. Aksi donor darah yang berlangsung di Kantor Kepala Desa Gunung Melayu itu mendapat dukungan dari perangkat desa serta masyarakat setempat yang ikut berpartisipasi demi membantu ketersediaan stok darah bagi warga yang membutuhkan.
Kegiatan Pandora merupakan salah satu rangkaian agenda sosial yang dilaksanakan PMI Labura untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-18 Kabupaten Labuhanbatu Utara yang diperingati pada 21 Juli 2026 mendatang. Melalui kegiatan ini, PMI berupaya mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam bidang kemanusiaan.
Usai mendonorkan darahnya, Sahran Tanjung mengaku bersyukur dapat kembali berpartisipasi dalam kegiatan yang memiliki manfaat besar bagi sesama. Menurutnya, donor darah bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi kontribusi nyata masyarakat dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.
“Alhamdulillah, kegiatan donor darah hari ini berjalan dengan baik. Selain saya, ada juga warga dan perangkat desa yang ikut mendonorkan darahnya. Dari kegiatan Pandora yang dilaksanakan di kantor desa tadi berhasil terkumpul sebanyak 11 kantong darah,” ujar Sahran Tanjung.
Ia menjelaskan, para pendonor berasal dari perangkat Desa Gunung Melayu dan juga seorang kepala sekolah SD dari Kampung Lalang yang turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut. Partisipasi berbagai unsur masyarakat menunjukkan bahwa kesadaran untuk membantu sesama melalui donor darah terus tumbuh di tengah masyarakat.
Menurut Sahran, kebutuhan darah di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan masih cukup tinggi. Karena itu, kegiatan donor darah perlu terus didorong dan dijadikan sebagai agenda rutin yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Kami berharap darah yang berhasil dikumpulkan melalui kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang sedang membutuhkan melalui PMI Labura. Semoga kegiatan donor darah seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang terlibat,” katanya.
Selain memberikan manfaat bagi penerima donor, kegiatan donor darah juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan berbagi untuk sesama. Kesadaran kolektif seperti inilah yang dinilai mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua PMI Labura, H. Syofyan Yusma, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Gunung Melayu serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan Pandora.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan donor darah di Desa Gunung Melayu menjadi contoh positif yang patut diapresiasi. Dukungan kepala desa dan partisipasi warga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengumpulan darah yang nantinya akan disalurkan kepada pasien yang membutuhkan.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi Kepala Desa Gunung Melayu beserta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Pandora dalam rangka menyambut HUT ke-18 Kabupaten Labuhanbatu Utara,” ujar Syofyan.
Ia menilai, keterlibatan pemerintah desa dalam kegiatan kemanusiaan memiliki dampak besar dalam membangun kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisipasi. Ketika pemimpin desa memberikan contoh langsung, masyarakat akan lebih terdorong untuk mengikuti kegiatan sosial yang memberikan manfaat luas.
Syofyan berharap semangat yang ditunjukkan Desa Gunung Melayu dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Menurutnya, semakin banyak desa yang aktif melaksanakan donor darah, maka semakin besar pula kontribusi yang dapat diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah tersebut.
“Harapan kami, desa-desa lain di Labura dapat mengikuti langkah yang dilakukan Desa Gunung Melayu. Saat ini sudah ada beberapa desa yang secara rutin melaksanakan donor darah dan hasilnya sangat membantu PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah,” katanya.
Kegiatan donor darah menjadi salah satu program kemanusiaan yang terus didorong PMI Labura karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Selain membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga kemanusiaan.
Menjelang peringatan HUT ke-18 Kabupaten Labuhanbatu Utara, berbagai kegiatan sosial seperti donor darah diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Momentum hari jadi daerah tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Dengan terkumpulnya 11 kantong darah dari kegiatan Pandora di Desa Gunung Melayu, PMI Labura berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar karena dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain.
Partisipasi aktif Kepala Desa Gunung Melayu, perangkat desa, serta masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih terus hidup di tengah masyarakat Labuhanbatu Utara. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah yang berorientasi pada kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat.
PENULIS:(Greg)
www.posmetrosumut.com
Kepala Desa Gunung Melayu, Sahran Tanjung, menjadi salah satu peserta yang turut mendonorkan darahnya dalam kegiatan sosial tersebut. Aksi donor darah yang berlangsung di Kantor Kepala Desa Gunung Melayu itu mendapat dukungan dari perangkat desa serta masyarakat setempat yang ikut berpartisipasi demi membantu ketersediaan stok darah bagi warga yang membutuhkan.
Kegiatan Pandora merupakan salah satu rangkaian agenda sosial yang dilaksanakan PMI Labura untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-18 Kabupaten Labuhanbatu Utara yang diperingati pada 21 Juli 2026 mendatang. Melalui kegiatan ini, PMI berupaya mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam bidang kemanusiaan.
Usai mendonorkan darahnya, Sahran Tanjung mengaku bersyukur dapat kembali berpartisipasi dalam kegiatan yang memiliki manfaat besar bagi sesama. Menurutnya, donor darah bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi kontribusi nyata masyarakat dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.
“Alhamdulillah, kegiatan donor darah hari ini berjalan dengan baik. Selain saya, ada juga warga dan perangkat desa yang ikut mendonorkan darahnya. Dari kegiatan Pandora yang dilaksanakan di kantor desa tadi berhasil terkumpul sebanyak 11 kantong darah,” ujar Sahran Tanjung.
Ia menjelaskan, para pendonor berasal dari perangkat Desa Gunung Melayu dan juga seorang kepala sekolah SD dari Kampung Lalang yang turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut. Partisipasi berbagai unsur masyarakat menunjukkan bahwa kesadaran untuk membantu sesama melalui donor darah terus tumbuh di tengah masyarakat.
Menurut Sahran, kebutuhan darah di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan masih cukup tinggi. Karena itu, kegiatan donor darah perlu terus didorong dan dijadikan sebagai agenda rutin yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Kami berharap darah yang berhasil dikumpulkan melalui kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang sedang membutuhkan melalui PMI Labura. Semoga kegiatan donor darah seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang terlibat,” katanya.
Selain memberikan manfaat bagi penerima donor, kegiatan donor darah juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan berbagi untuk sesama. Kesadaran kolektif seperti inilah yang dinilai mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua PMI Labura, H. Syofyan Yusma, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Gunung Melayu serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan Pandora.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan donor darah di Desa Gunung Melayu menjadi contoh positif yang patut diapresiasi. Dukungan kepala desa dan partisipasi warga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengumpulan darah yang nantinya akan disalurkan kepada pasien yang membutuhkan.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi Kepala Desa Gunung Melayu beserta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Pandora dalam rangka menyambut HUT ke-18 Kabupaten Labuhanbatu Utara,” ujar Syofyan.
Ia menilai, keterlibatan pemerintah desa dalam kegiatan kemanusiaan memiliki dampak besar dalam membangun kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisipasi. Ketika pemimpin desa memberikan contoh langsung, masyarakat akan lebih terdorong untuk mengikuti kegiatan sosial yang memberikan manfaat luas.
Syofyan berharap semangat yang ditunjukkan Desa Gunung Melayu dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Menurutnya, semakin banyak desa yang aktif melaksanakan donor darah, maka semakin besar pula kontribusi yang dapat diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah tersebut.
“Harapan kami, desa-desa lain di Labura dapat mengikuti langkah yang dilakukan Desa Gunung Melayu. Saat ini sudah ada beberapa desa yang secara rutin melaksanakan donor darah dan hasilnya sangat membantu PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah,” katanya.
Kegiatan donor darah menjadi salah satu program kemanusiaan yang terus didorong PMI Labura karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Selain membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga kemanusiaan.
Menjelang peringatan HUT ke-18 Kabupaten Labuhanbatu Utara, berbagai kegiatan sosial seperti donor darah diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Momentum hari jadi daerah tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Dengan terkumpulnya 11 kantong darah dari kegiatan Pandora di Desa Gunung Melayu, PMI Labura berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar karena dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain.
Partisipasi aktif Kepala Desa Gunung Melayu, perangkat desa, serta masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih terus hidup di tengah masyarakat Labuhanbatu Utara. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah yang berorientasi pada kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat.
PENULIS:(Greg)
www.posmetrosumut.com





This post have 0 comments