Senin, 13 Juli 2026

author photo
POSMETROSUMUT.COM | SAMOSIR - Penguatan karakter generasi muda kembali menjadi sorotan dalam penutupan Jambore Daerah Sumatera Utara (Jamdasu) XI Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, tidak hanya menjadi ajang pertemuan ribuan anggota Pramuka dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat nilai kepemimpinan, disiplin, kebersamaan, dan wawasan kebangsaan.

Penutupan Jamdasu XI yang digelar pada Minggu (12/7/2026) berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution bersama sejumlah kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara, termasuk Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk.

Kehadiran para pemimpin daerah dalam momentum tersebut menjadi simbol kuat bahwa pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda, menjadi perhatian penting pemerintah di seluruh wilayah Sumatera Utara.

Ribuan Pramuka Berkumpul dalam Jamdasu XI 2026

Jamdasu XI tahun 2026 diikuti sebanyak 5.575 peserta yang terdiri dari Pramuka Penggalang dan unsur kwartir dari 32 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Selama pelaksanaan kegiatan sejak 8 hingga 12 Juli 2026, para peserta mengikuti beragam program yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta karakter generasi muda.

Berbagai kegiatan edukatif dan produktif menjadi bagian dari rangkaian jambore, mulai dari pembinaan keagamaan dan mental spiritual, penguatan wawasan kebangsaan, pelatihan keterampilan, literasi digital dan teknologi, permainan tradisional, kegiatan luar ruang, pelestarian lingkungan, edukasi tanggap bencana, hingga malam api unggun yang menjadi simbol persaudaraan dan kebersamaan seluruh peserta.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pembentukan karakter.

Bobby Nasution Berangkatkan 19 Petugas Upacara ke Jambore Nasional

Dalam acara penutupan, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Sumatera Utara memberikan kejutan sekaligus penghargaan kepada para petugas upacara pembukaan dan penutupan Jamdasu XI.

Sebanyak 19 orang petugas upacara mendapat kesempatan mengikuti Jambore Nasional 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja para petugas selama pelaksanaan kegiatan.

Menurut Bobby, ide tersebut muncul setelah salah seorang petugas upacara menyampaikan harapan agar mereka dapat diberangkatkan ke Jambore Nasional.

Sebagai bentuk penghargaan, biaya keberangkatan para petugas akan ditanggung oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara.

Langkah tersebut mendapat sambutan positif karena dinilai mampu memotivasi generasi muda untuk terus menunjukkan dedikasi, disiplin, dan semangat dalam setiap kegiatan yang diikuti.

Apresiasi untuk Panitia dan Relawan

Selain memberikan penghargaan kepada petugas upacara, Bobby Nasution juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan penyelenggaraan Jamdasu XI.

Ucapan terima kasih diberikan kepada Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara, panitia pelaksana, relawan, serta seluruh pihak yang berkontribusi sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan penuh makna.

Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan berskala besar yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah dinilai menjadi bukti kuat sinergi dan kerja sama seluruh elemen yang terlibat.

Lebih dari Seribu Peserta Siap Wakili Sumut di Jambore Nasional

Penutupan Jamdasu XI juga menjadi momentum penting menuju agenda nasional berikutnya.

Sebanyak 1.039 peserta terbaik hasil seleksi selama kegiatan akan mewakili Provinsi Sumatera Utara pada Jambore Nasional 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.

Keikutsertaan kontingen Sumatera Utara di tingkat nasional diharapkan mampu menunjukkan kualitas generasi muda daerah yang memiliki kemampuan, karakter, dan semangat kompetitif yang tinggi.

Penyerahan Penghargaan Berbagai Perlombaan

Jamdasu samosir
Suasana penutupan semakin meriah dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai kategori perlombaan yang digelar selama Jamdasu XI.

Pada Lomba Desain Maskot Jamda Sumut, gelar juara diraih oleh Fabian Vito dari Gugus Depan 061–062 Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Deliserdang yang berada di bawah Kwartir Ranting Lubukpakam dan Kwarcab Deliserdang.

Sementara itu, Lomba Desain Logo Jamda Sumut dimenangkan oleh Rizky Azwar yang juga berasal dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Deliserdang.

Di bidang e-sport Mobile Legends, Kwarcab Deliserdang berhasil meraih Juara I. Posisi kedua ditempati Kwarcab Dairi, sedangkan Juara III diraih Kwarcab Kota Binjai.

Untuk kategori Juara Kontingen, Kwarcab Deliserdang kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih Juara I. Kwarcab Asahan menempati posisi kedua, sementara Kwarcab Simalungun berada di posisi ketiga.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan Pramuka tidak hanya menitikberatkan pada pembinaan karakter, tetapi juga mendorong kreativitas, inovasi, dan kompetensi peserta di berbagai bidang. Wabup Samosir Beri Motivasi dan Apresiasi untuk Kontingen Daerah

Usai seluruh rangkaian kegiatan penutupan, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak menyempatkan diri berbaur dengan para anggota kontingen Samosir.

Momen tersebut dimanfaatkan untuk memberikan motivasi sekaligus apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mewakili Kabupaten Samosir pada ajang tingkat Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Ariston menegaskan bahwa keikutsertaan dalam jambore bukan sekadar menghadiri perkemahan atau mengejar gelar juara.

Menurutnya, nilai terpenting dari kegiatan tersebut adalah proses pembentukan karakter, penguatan kedisiplinan, kemampuan kepemimpinan, serta tumbuhnya jiwa kebersamaan di kalangan generasi muda.

Ia mengaku bangga atas semangat dan dedikasi yang ditunjukkan anggota Pramuka asal Kabupaten Samosir selama mengikuti Jamdasu XI 2026.

Dalam pesannya kepada para peserta, Ariston mengingatkan bahwa pengalaman yang diperoleh selama jambore akan menjadi modal berharga dalam menghadapi masa depan.

“Terima kasih atas semangat, dedikasi, dan perjuangan seluruh adik-adik Pramuka yang telah membawa nama baik Kabupaten Samosir di Jamdasu 2026. Menang atau belum menjadi juara bukanlah tujuan utama, tetapi pengalaman, persaudaraan, disiplin, dan karakter yang telah dibangun merupakan bekal berharga untuk masa depan. Teruslah bersemangat, jadikan Jamdasu 2026 sebagai pengalaman berharga untuk tumbuh menjadi Pramuka yang tangguh, berkarakter, dan berprestasi,” ujar Ariston.

Jamdasu XI Tinggalkan Warisan Pembelajaran bagi Generasi Muda

Jamdasu samosir
Penutupan Jamdasu XI 2026 menandai berakhirnya rangkaian kegiatan besar Gerakan Pramuka Sumatera Utara tahun ini. Namun, nilai-nilai yang ditanamkan selama lima hari pelaksanaan diharapkan terus melekat dalam diri setiap peserta.

Di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks, kegiatan seperti jambore dinilai tetap relevan sebagai sarana membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter, memiliki kepedulian sosial, mampu bekerja sama, serta siap menjadi pemimpin masa depan.

Melalui semangat persaudaraan, kedisiplinan, dan pengabdian yang ditanamkan selama Jamdasu XI, ribuan anggota Pramuka Sumatera Utara membawa pulang pengalaman berharga yang akan menjadi bekal penting dalam perjalanan mereka menuju masa depan yang lebih baik.


PENULIS:(S Situmorang)
www.posmetrosumut.com
Baca Juga:
Advertise

This post have 0 comments

Next article Next Post
Previous article Previous Post